SUMEDANG – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)/SO Yayasan LPK Mirai Nusantara resmi membuka lembaran baru dalam perjalanannya yang ke-25 tahun. Momentum perayaan perak ini ditandai dengan peresmian gedung pusat pelatihan baru yang megah di Sumedang, Jawa Barat, sebagai puncak dari rangkaian acara yang telah berlangsung selama tiga hari.
Pimpinan LPK Mirai Nusantara, Endy Setiaji, mengungkapkan bahwa pencapaian 25 tahun ini merupakan buah dari konsistensi lembaga dalam mengejar target awal pendiriannya. Ia menegaskan bahwa prinsip “Man Jadda Wajada” (barangsiapa bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil) senantiasi menjadi pilar utama dalam mengembangkan lembaga ini.
“Hari ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian peringatan 25 tahun LPK Mirai Nusantara, sekaligus peresmian gedung baru yang akan difungsikan sebagai pusat pelatihan,” ujar Endy pada Kamis (30/4/2026).
Fasilitas Baru LPK Mirai Nusantara untuk Cetak Tenaga Kerja
Saat ini, fasilitas gedung baru tersebut dirancang untuk dapat menampung sekitar 80 peserta didik. LPK Mirai Nusantara juga telah menyusun rencana jangka panjang untuk memperluas bangunan hingga empat lantai demi mendongkrak kapasitas tampung dan memperluas jangkauan pelatihan.
Langkah ekspansi ini diambil guna merespons tingginya peluang kerja di Negeri Sakura. Menurut Endy, Jepang saat ini tengah mengalami krisis tenaga kerja dan sangat membutuhkan suplai SDM dari luar negeri. Indonesia diharapkan mampu mengambil peluang emas ini.
“Melalui fasilitas baru ini, kami berharap dapat menyalurkan lebih banyak lagi pekerja migran Indonesia ke Jepang, baik melalui jalur program magang (Kenshuusei) maupun skema pekerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW),” tambahnya.
Acara peresmian ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran staf serta berbagai tamu kehormatan dari lintas budaya. Tampak hadir perwakilan dari beberapa keraton di nusantara seperti Keraton Sumedang Larang, Kacirebonan, Kanoman, Keprabon, Pakualam, hingga pihak Kesultanan Sumenep.
Dampak Positif Pelatihan Bagi Peserta Didik
Selain membekali kemampuan teknis dan bahasa, metode pembelajaran di LPK Mirai Nusantara terbukti membawa perubahan positif bagi karakter serta kedisiplinan para pesertanya.
Muhammad, salah satu siswa, menceritakan bahwa pelatihan di lembaga ini berhasil mengubah kedisiplinan pribadinya, termasuk dalam aspek spiritual. “Sekarang saya menjadi jauh lebih rajin menjaga salat lima waktu. Tempat ini benar-benar membantu saya bangkit menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Senada dengan Muhammad, peserta didik lain bernama Rahma mengapresiasi kualitas pengajaran yang diterimanya. Ia menilai para pengajar (sensei) mampu menyampaikan materi bahasa Jepang dengan sangat interaktif dan mudah dipahami.
“Tidak hanya diajarkan bahasa, kami juga digembleng mengenai budaya Jepang, etika bersosialisasi di sana, hingga prinsip kedisiplinan yang ketat,” kata Rahma.
Dengan beroperasinya gedung pusat pelatihan baru ini, LPK Mirai Nusantara berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi muda Indonesia yang kompeten serta siap bersaing di pasar global.



